Kesehatan Masyarakat Community Skip to main content

Posts

EPIDEMIOLOGI KESMAS COMMUNITY - Epidemiologi berasal dari kata Yunani, yaitu “EPI” yang berarti atas, “DEMOS” yang berarti penduduk, dan “LOGOS” yang berarti ilmu. Epidemiologi menurut Last (1998), yang berarti Epidemiologi sebagai studi tentang distribusi dan determinan yang berhubungan dengan kesehatan atau suatu peristiwa dalam populasi tertentu dan penerapan hasil studi untuk mengendalikan masalah kesehatan. Epidemiologi menurut Mahon dan Pugh (1970), yang berarti Epidemiologi mempelajari penyebaran dan factor penentu dari frekwensi penyakit pada manusia. Ruang lingkup epidemiologi adalah sebagai berikut. ·          Epidemiologi penyakit menular ·          Epidemiologi penyakit tidak menular ·          Epidemiologi lingkungan dan kesehatan kerja ·          Masalah-masalah yang menimpa masyarakat Epi...

KEANEKARAGAMAN HAYATI dan KLASIFIKASI

KEANEKARAGAMAN HAYATI dan KLASIFIKASI KESMAS COMMUNITY a. Keanekaragaman Hayati Keanekaragaman hayati merupakan keragaman makhluk hidup dalam hal variasi gen, jenis, dan ekosistem dalam suatu lingkungan. Keanekaragaman hayati dibagi menjadi 3(tiga) tingkatan, yaitu: 1. Keanekaragaman hayati tingkat gen, yaitu keanekaragaman yang terjadi sebagai akibat dari variasi genetik dalam satu spesies. . Contoh: keanekaragaman n warna mahkota bunga pada tanaman mawar, kuning, dan ungu. 2. Keanekaragaman tingkat jenis, yaitu keanekaragaman variasi bentuk penampakan yang dimiliki oleh spesies satu dengan yang lainnya dalam suatu lingkungan. Contoh: keanekaragaman jenis pada penampakan buah nangka ( Arthocaprus heterophylus ) dan cempedak( Arthocaprus cempedens ) yang merupakan satu famili. (*)Nangka (*)Cempedak 3. Keanekaragaman tingkat ekosistem, yaitu keanekaragaman yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara makhluk hidup penyusun suatu daerah dengan lingk...

MAKALAH BAKTERI GRAM POSITIF-KESEHATAN MASYARAKAT

BAKTERI GRAM POSITIF KELOMPOK 4 FAKULTAS ILMU KESEHATAN DASAR ILMU MIKROBIOLOGI JAKARTA 30 MARET 2018 BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Dalam kemajuan IPTEK seperti yang ada pada saat ini, menuntut manusia untuk bekerja lebih keras lagi. Di dalam setiap pekerjaan sudah pasti terdapat resiko dari pekerjaan tersebut sehingga dapat menimbulkan penyakit akibat ketja. Penyakit akibat kerja ini disebabkan oleh bebrapa factor diantaranya adalah factor biologi, fisik, kimia, fisiologi, dan psikologi atau pada sektr pekerjaan yang berkontak langsung dengan lingkungan. Lingkungan dimana mereka bekerja itu tidak selalu bersih dalam artian bebas dari sumber-sumber penyakit yang berupa virus, bakteri, protozoa, jamur, cacimg, kutu, bahkan hewan dan umbuhan besar pun menjadi sumber penyakit. Akan tetapi, virus dan bakteri lah yang menjadi penyebab utama penyakit. Bakteri merupakan organisme prokariota uniseluler yang hanya dapat dilihat dengen menggu...